Tips Memilih Motherboard Terbaik Sesuai Kebutuhan

Tips Memilih Motherboard Terbaik Sesuai Kebutuhan

Motherboard merupakan perangkat keras yang memiliki fungsi untuk menghubungkan semua komponen yang ada di sebuah perangkat PC. Oleh karena itu, motherboard menjadi perangkat inti yang sangat penting bagi setiap komputer atau PC. Motherboard menyediakan konektivitas antara komponen perangkat keras seperti RAM, processor, kartu video, dan hard drive. Motherboard sendiri hadir dalam ukuran dan jenis yang berbeda, agar sesuai dengan berbagai jenis perangkat keras yang ada.

Namun, tidak semua jenis motherboard dapat cocok dengan perangkat karena setiap motherboard dibuat dengan jenis memori dan prosesor tertentu. Oleh karenanya, sebelum membeli motherboard yang sesuai dengan kebutuhan, sebaiknya ketahui terlebih dahulu berbagai tips memilihnya agar tidak salah pilih. Yuk, simak tips memilih motherboard terbaik sesuai kebutuhan berikut ini.

1. Sesuaikan Ukuran Motherboard dengan Casing

Kamu perlu memperhatikan seperti apa casing yang akan digunakan nanti. Umumnya, motherboard memiliki 2 ukuran, mulai dari ATX (24,4 x 24,4 cm) dan ATX (30,5 x 24,4 cm). Motherboard dengan kelas mid-end atau high-end biasanya mengandalkan ukuran ATX.

Agar dapat mengakomodir berbagai fungsi dan fitur, tentu saja membutuhkan ruang yang luas. Sementara motherboard di kelas low-end kebanyakan menggunakan ukuran M-ATX sebab fitur atau fungsinya tidak terlalu membutuhkan ruang yang banyak.

2. Pastikan Chipset Sesuai Kebutuhan

Chipset sangat berhubungan dengan fitur sehingga kamu perlu memperhatikan chipset motherboard. Semakin mahal motherboard biasanya chipset yang digunakan semakin bagus dan semakin banyak fiturnya.

Namun untuk hal ini kamu cukup menyesuaikan saja dengan budget yang kamu punya. Kamu bisa menggunakan chipset yang bagus jika memang butuh. Tapi, kalau untuk kebutuhan harian mungkin kamu bisa memilih chipset menengah.

3. Perhatikan Komponen pada Motherboard

Hal ini tidak kalah pentingnya untuk kamu perhatikan, yaitu memperhatikan komponen yang dipakai oleh motherboard yang dipilih. Apalagi jika komputer atau PC kamu digunakan untuk kebutuhan tertentu yang sangat khusus, misal untuk overlock. Contohnya melihat bagian expansion slots, maximum memory supported, jenis VRT, port SATA, dan komponen lainnya.

4. Sesuaikan Juga Bagian Socket

Selanjutnya, kamu harus menyesuaikan socket dari motherboard. Misal kamu mempunyai prosesor AMD dengan socket AM4, motherboard yang dibutuhkan berarti AM4. Atau jika prosesor yang digunakan Intel LGA 1150, motherboard-nya pun harus demikian.

Hal ini sangat penting untuk diperhatikan karena jika socket tidak sesuai, prosesornya jadi tidak dapat dipasang. Kalau kamu baru merakit PC, pastikan kamu memilih socket dengan prosesor upgradable kedepannya.

5. Pilih yang Bergaransi Resmi

Dalam memilih motherboard yang sesuai kebutuhan, pastikan jika motherboard tersebut mempunyai garansi resmi. Karena jika sewaktu-waktu ada kerusakaan, akan lebih mudah untuk diperbaiki. Tidak hanya itu, masa garansinya juga harus diperhatikan.

Pada umumnya, masa garansi dari motherboard mulai dari 1-5 tahun. Semakin lama masa garansinya tentu akan semakin bagus. Lalu lihat juga jenis garansi motherboard, apakah sekedar servis atau replacement?

Perangkat Keras