Tips Kolaborasi Aman di Internet

Tips Kolaborasi Aman di Internet

Tips Kolaborasi Aman di Internet; Banyak orang terhubung di dunia maya. Namun pengguna di dalamnya tidak mengenak siapa yang di hadapai. Oleh sebab itu, pastikan pengguna internet memiliki etika berinternet (netiket). Sebab, setiap orang memiliki perbedaan budaya dan perilaku. Sama halnya saat harus berkolaborasi dengan oranglain di dunia digital, maka harus memenuhi nilai-nilai etika di dunia nyata,” kata Komite Komunikasi Digital Jawa Timur, dan Humas Universitas Bhayangkara,

Untuk memahami etika berinternet, maka sudah sepatutnya setiap orang memiliki kompetensi literasi digital.  Netiket meliputi bagaimana mengakses informasi sesuai etika, termasuk dalam menyeleksi dan menganalisis informasi.  kompetensi juga di maksudkan sebagai upaya membentengi diri dari tindakan negatif di platform di gital.

Apalagi terkait di stribusi informasi, pengguna media digital harus memfilter terlebih dahulu kebenarannya. Jangan sampai ternyata merupakan hoaks atau berita bohong yang akan merugikan diri sendiri dan lingkungan. Dengan memahami netiket, pengguna digital juga secara otomatis akan menciptakan relasi baik antar sesama pengguna, serta kolaborasi data menjadi aman dan nyaman.

Webinar #MakinCakapDigital 2022 untuk kelompok komunitas dan masyarakat di wilayah Madiun Jawa Timur merupakan bagian dari sosialisasi Gerakan Nasional Literasi Digital yang diselenggarakan oleh Kementerian Komunikasi dan Informatika bekerjasama dengan Siberkreasi.

Apa itu Netiket, Pelajari dan Pahami agar Berinternet Secara Sehat

Marita Surya Ningtyas selaku narablog sekaligus pendiri Blogspedia Group menjelaskan bahwa dunia maya memunculkan standar baru karena menjadi ruang bertemunya berbagai budaya. Etika di gital diperlukan agar pengguna internet bisa berkolaborasi. Ruang lingkupnya mulai dari kesadaran, tanggung jawab, integritas, dan kebajikan.

Hindari cara berinteraksi, partisipasi, dan kolaborasi secara negatif karena ada risiko UU ITE.

Netiket menjadi prinsip cerdas berinteraksi, berpartisipasi, dan berkolaborasi via internet. THINK before posting. Saring sebelum sharing. Wise while online. Pungkasnya dalam acara yang diselenggarakan oleh Kementerian Komunikasi dan Informatika RI bersama Gerakan Nasional Literasi Di gital (GNLD) Siberkreasi.

Kemudian menanggapi hal tersebut. Dosen Ilmu Komunikasi FISIP UNIMAL, Kamaruddin Hasan menjelaskan, hidup dalam era di gital penuh tantangan, antara lain menipisnya budaya Indonesia, misalnya berkurangnya penggunaan bahasa daerah.

Tantangan lain,

yaitu kebebasan berekspresi yang kebablasan karena terbiasa memberikan informasi atau konten tanpa tabayyun. Sebaiknya bagikan hanya konten yang sudah melalui proses jurnalistik karena biasanya sudah melalui proses verifikasi. Lalu, ada masalah perbedaan dan toleransi. Netiket perlu di terapkan dalam berinteraksi di dunia di gital.

“Selain local wisdom seperti landasan ideologi dan agama, kita perlu punya kepekaan, kecerdasan sosial, dan berpikir kritis dalam merespons situasi. Penting juga menyadari bahwa perbedaan bangsa adalah eksistensi, anugerah dari Tuhan. Keberagamaan mestinya menjadi solusi masalah kehidupan bernegara termasuk keberagaman,” katanya dalam webinar bertema “Tips dan Trik Aman Berselancar di Internet” yang dipandu oleh Cokky Guntara di Palangkaraya, Kalimantan Tengah.

Jumlah pengguna internet di Indonesia awal tahun ini sudah mencapai 204,7 juta jiwa, berdasarkan data We are Social. Sebagian besar netizen menggunakan internet untuk mencari informasi. Sementara itu, media sosial yang paling sering di akses yakni YouTube, WhatsApp, Instagram, Facebook, dan TikTok. Kabar buruknya, netizen Indonesia di kenal sebagai pengguna internet dengan tingkat kesopanan paling rendah di Asia Tenggara.

Untuk itu, menurut Wildan, netizen Indonesia perlu mempelajari cara berinternet sehat dan aman. Bagaimana caranya berinternet sehat? Ciptakan dan tunjukkan perilaku yang baik, jangan sebar isu/rumor/gosip, bijak dalam berteman, saring sebelum sharing, serta terapkan disiplin berselancar di dunia maya.

Teknologi