Teknologi Mobil Listrik Hybrid dan Plug-in Hybrid, Disini Bedanya

Teknologi Mobil Listrik Hybrid dan Plug-in Hybrid, Disini Bedanya

Untuk menggerakkan mobil, baik energi listrik maupun energi bahan bakar bisa bekerja secara individual bergantian untuk efisiensi energi.

Atau bisa bekerja bersamaan untuk mencapai performa optimal.

“Perbedaan utama hybrid biasa dengan plug-in hybrid adalah dari kapasitas baterai,”

Baterai hybrid biasa kapasitasnya lebih kecil bisa sepertiga dari baterai plug-in hybrid,” sambungnya.

Kapasitas baterai yang lebih kecil, pengisian daya baterai hybrid biasa cukup mengandalkan dari regenerative braking saat pengereman atau mesin bahan bakar itu sendiri sebagai generator.

Sedangkan pada plug-in hybrid, baterai bisa terisi dari internal seperti hybrid biasa.

“Bedanya di plug-in hybrid terdapat soket charger sebagai port internal charging mobil,

 

Bukan Baterai, Mobil Listrik Terjang Banjir Komponen Ini Bisa Rusak

“Soket charger dibutuhkan sebagai pengecasan tambahan untuk mengakomodir pengisian daya baterai yang kapasitasnya lebih besar,” jelasnya.

Tapi baterai dinilai Bonar merupakan bagian yang paling kedap apapun dari bagian luar.

“Baterai diposisikan sealed tertutup dari segala arah, ditempatkan di balik sasis,” terang Bonar.

“Yang menjadi perhatian adalah komponen di engine bay-nya,” terusnya.

Tapi tidak dirancang untuk terendam air yang tetap bisa memicu kerusakan hingga korsleting jika terendam air, mobil listrik tidak bisa dipakai karena powertrain rusak,” sambungnya.

Belum lagi sambungan kabel kelistrikan yang bisa mengalami masalah setelah terjang banjir.

“Sisa dari kotoran genangan air yang mengendap di kabel bisa menjadi korosi dan merusak kabel itu sendiri,” tekan Bonar.

 

Teknologi