Drive Boot USB

Drive Boot USB

USB Boot Drive atau flash drive adalah perangkat keras eksternal yang dapat mem-boot sistem operasi seperti Windows ke pengontrol host yang umumnya berupa komputer pribadi (PC). Sebelumnya orang tidak menyadari kemungkinan bahwa ada paket layanan tertanam yang disebut USB Boot yang memungkinkan booting Windows dari USB flash drive. Drive USB ini umumnya dikenal sebagai Live USB. Biasanya drive USB digunakan untuk mem-boot sistem operasi Linux tetapi sekarang sistem operasi seperti Windows & Mac juga dapat di-boot dari drive USB. Enkripsi Drive Bitlocker Windows juga merupakan metode lain untuk boot dari drive USB dengan menggunakan mode kunci USB untuk membaca enkripsi BitLocker saat menjalani urutan boot.

Ada dua jenis utama live USB sebagai berikut: Live CD diturunkan: Dibuat dengan menggunakan ISO atau gambar disk yang merupakan file arsip dari live CD dan menyimpannya di perangkat USB dan akhirnya dapat di-boot. Instal penuh: Kurang lebih seperti menginstal sistem operasi di hard drive dengan beberapa perubahan seperti menghindari pertukaran file & partisi.

Kelebihan dan kekurangan Live USB:

Keuntungan:

  • -Sistem operasi yang sangat aman seperti Mac OS, Linux, dan BSD yang merupakan salah satu turunan dari UNIX semuanya dapat di-boot dari drive USB.
  • -Live USB lebih cocok untuk banyak pengguna karena mereka dapat berbagi aplikasi, file pribadi, OS pilihan, dll. Data yang disimpan di perangkat yang dapat di-boot dapat diubah dan disimpan kembali berulang kali.
  • -Program kecil di perangkat USB berjalan relatif lebih cepat daripada data yang disimpan di hard drive atau perangkat optik karena tidak ada bagian yang bergerak di USB aktif.
  • -Live USB fleksibel dan dapat dibawa kemanapun pengguna bergerak.
  • -Ini relatif lebih aman dan tidak ada ketergantungan pada sistem operasi PC.

Kekurangan:

  • -Ada masalah yang terlibat seperti beberapa komputer lama tidak memiliki persyaratan konfigurasi utama yang mendukung boot USB. Dalam kasus seperti itu, perangkat optik yang dapat di-boot live CD, atau floppy disk, dll. harus digunakan.
  • -USB Live bergantung pada BIOS karena ada batasan yang sah pada PC Mac berbasis Intel karena dapat di-boot dalam mode BIOS.
  • -Masa pakai drive USB menyusut karena penginstalan besar-besaran membutuhkan siklus tulis tambahan.
  • -USB flash drive dapat dengan mudah dicuri atau hilang; oleh karena itu ada kebutuhan yang mendesak untuk enkripsi kembali dan data.
  • -Terkadang ada penurunan kecepatan transfer data dengan perangkat USB karena kurangnya dukungan USB selama proses booting.

Untuk menyiapkan sistem USB Boot Drive, langkah-langkah yang disebutkan di bawah ini harus diikuti:

  • -Pertama-tama pengontrol host biasanya PC Anda harus mendeteksi apakah drive USB terhubung ke sistem atau tidak.
  • -Anda dapat membuat partisi pada live USB & partisi tersebut harus diformat.
  • -Anda harus menulis MBR ke partisi yang dibuat di drive USB.
  • -Di partisi Anda harus menyiapkan flag yang dapat di-boot.
  • -Anda harus menginstal boot loader di partisi untuk instalasi sistem Linux.
  • -Semua file dan aplikasi default akan disalin di drive USB.
Perangkat Keras