Definisi Struktur Kontrol Percabangan dalam Pemrograman

Definisi Struktur Kontrol Percabangan dalam Pemrograman

Mengenal definisi struktur kontrol percabangan dalam pemrograman merupakan hal yang penting bagi para programmer. Jika ingin mengetahui struktur dari kontrol percabangan Pemrograman merupakan aktivitas yang dilakukan untuk membuat sebuah program komputer dengan barisan kode. Biasanya, pemrograman sering disebut dengan coding. Nantinya, barisan kode yang menjadi hasil akhir pemrograman dapat memberikan instruksi khusus ke komputer.

Saat membuat program, programmer juga perlu menentukan aksi apa yang harus dikerjakan.
Untuk menentukan aksi dan perintah tersebut, maka dibutuhkannya struktur kontrol percabangan. Lantas, apa definisi struktur kontrol percabangan dalam pemrograman? Tak perlu berlama-lama, definisi struktur kontrol percabangan dalam pemrograman adalah.

Apa Definisi Struktur Kontrol Percabangan dalam Pemrograman?

Perlu kamu ketahui, definisi kontrol percabangan dalam pemrograman adalah algoritma yang memiliki suatu kondisi untuk menentukan perintah-perintah yang nantinya akan dijalankan oleh suatu program.
Dalam hal ini, perintah dalam suatu kondisi dapat dijalankan saat kondisi tersebut memiliki nilai benar. Jika bernilai sebaliknya, maka perintah pemrograman tidak dapat dijalankan. Perintah khusus ke komputer tersebut merupakan kode-kode hasil pemrograman yang dikerjakan, mulai dari perintah yang sederhana hingga hal yang kompleks.

Secara umum, struktur percabangan pemrograman yang sering digunakan adalah “if” dan “case”. Arti dari percabangan adalah suatu cara yang digunakan dalam perograman untuk mengambil keputusan ke satu kemungkinan “True” atau “False” dari beberapa kondisi.

Penulisan Sintak Struktur Kontrol Percabangan

Percabangan dalam pemrograman juga dikenal dengan penyeleksian atau persyaratan. Berikut adalah sintak dari struktur percabangan dalam pemrograman.

1. Struktur Percabangan “if”
Terdapat dua cara penulisan sintak pada struktur percabangan “if”. Simak contoh penulisannya berikut ini:

If kondisi Then aksi
If Kondisi Then

Contoh di atas digunakan dalam satu aksi. Apabila aksi yang dilakukan lebih dari satu, maka penulisan sintak aksi diapit oleh perintah “Begin … End”. Dalam penggunaan aksi yang lebih dari satu dalam sintak percabangan yaitu:

If Kondisi Then

Begin

Aksi1;

Aksi2;

End;

If Kondisi Then:

Begin

Aksi1;

Aksi2;

End

Else

Begin

Aksi1;

Aksi2;

End;
2. Struktur Percabangan “case”
Sedangangkan penulisan sintak pada struktur percabangan yang menggunakan “case”, nilai yang dapat di gunakan adalah nilai yang bertipe ordinal. Misalnya, nilai dengan karakter dan bilangan bulat. Berikut adalah penulisan sintak struktur kontrol percabangan “case”:

Case ekspresi Of:

Kondisi1: aksi1;

Kondisi2: aksi2;

Kondisi3: aksi3;

End;
Case ekspresi Of:

Kondisi1: aksi1;

Kondisi2: aksi2;

Kondisi3: aksi3;

Else

Aksi_n;

End;
Demikian penjelasan tentang definisi struktur control percabangan dalam pemrograman yang secara umum menggunakan “if” dan “case” untuk menentukan perintah khusus ke komputer dan dijalankan oleh suatu program.

Pemrograman