Dampak dan Penerapan Teknologi Informasi pada Moda Transportasi

Dampak dan Penerapan Teknologi Informasi pada Moda Transportasi

merupakan salah satu alat untuk berpindah orang dan mendistribusikan barang. Hal ini juga merupakan salah satu faktor pendukung utama pembangunan suatu wilayah, jika pergerakan orang dan distribusi barang dapat dilakukan secara efisien dan efektif, sehingga mempengaruhi peningkatan sektor lainnya, seperti sektor ekonomi, sosial, dan ekonomi. sektor dan sektor budaya.

Dengan berkembangnya zaman, manusia semakin bergantung pada penggunaan teknologi informasi, yang dapat mempermudah dalam melakukan segala aktivitasnya dengan lancar, aman, nyaman dan efektif. Perkembangan teknologi informasi kini telah memasuki era Revolusi Industri, yang bertujuan untuk mewujudkan masyarakat digital, energi berkelanjutan, mobilitas cerdas, hidup sehat, keselamatan warga, dan teknologi tempat kerja. Lalu apa saja kemajuan teknologi informasi yang sudah diterapkan pada moda transportasi?

Penerapan Teknologi Informasi di Moda Transportasi

Pada era modern sekarang ini, perkembangan teknologi yang sangat pesat dan diterapkan pada moda transportasi darat, laut, maupun udara. Salah satunya teknologi Informasi yang sangat bermanfaat untuk memberikan info secara cepat dan tepat.

Berikut penerapan Teknologi Informasi pada moda transportasi :

1. Moda Transportasi Darat

.Penggunaan kamera pada bus sebagai pengganti kaca spion.
.Bus priority yang berfungsi untuk memberikan prioritas untuk kendaraan bus pada saat melewati simpang bersinyal dengan tujuan mempersingkat waktu tempuh.

.Kendaraan Pemantau Rel yang berfungsi untuk  memantau kondisi jalan rel dan memonitor pergerakan kereta serta dapat menyimpan dan mengirim data.

.Adanya aplikasi ojek online untuk memudahkan memesan ojek melalui smartphone tanpa harus ke pangkalan ojek. .Pengaturan traffic light hanya menggunakan komputer dari jarak jauh untuk mengatur kondisi lalu lintas.

 2.  Moda Transportasi Laut

Radar kapal bekerja sebagai detektor target, baik pada jarak pendek atau jarak jauh melalui kerja radar dengan mengirimkan gelombang radio yang mencerminkan gema ukuran daya.
GPS atau sistem navigasi berfungsi untuk mengetahui posisi, jarak, arah, peta memantau dan kecepatan.
Fish Finder berfungsi sebagai alat untuk medeteksi keberadaan kumpulan ikan pada lokasi yang ditunjukkan oleh peta zona potensi.
3.  Moda Transportasi Udara

.Black Box yang berfungsi  memberikan informasi berupa bukti rekaman komunikasi antara pilot dan petugas air traffic control (ATC) serta memberikan data kondisi (cuaca, tekanan udara, dll)  pada saat penerbangan.
Radio data transmitter berfungsi sebagai alat yang mengirimkan data informasi melalui gelombang radio ke tempat lain. Flight management system yang berfungsi sebagai sistem navigasi virtual untuk menentukan posisi pesawat dan memandu pesawat.

Dampak Teknologi Informasi pada Sektor Transportasi

1) Peluang Lapangan Pekerjaan

Teknologi informasi sangat bermanfaat untuk di era sekarang, salah satu sebagai lapangan usaha seperti menjadi pengemudi ojek online. Pengemudi ojek online sekarang menjadi pekerjaan yang diminati, karena tidak mengeluarkan modal banyak serta pengemudi mempunyai kebebasan dalam menentukan kapan mereka bekerja dan kebebasan menentukan penghasilan yang didapatnya. Hal ini menjadi faktor para pengangguran banyak memilih menjadi  pengemudi ojek online

2) Resiko Bangkrutnya Transportasi Konvensional

Kedatangan transportasi online ini menandakan jika kita telah memasuki revolusi industri 4. Revolusi ini menghasilkan banyak peluang usaha baru, tetapi juga mengurangi para pekerja yang selama ini menggantungkan diri pada usaha konvensional yang berisiko akan hilang dengan datangnya revolusi industri 4 ini.

Terciptanya aplikasi transportasi online terbukti telah memberikan kemudahan bagi pengemudi dalam mencari pelanggan sehingga pekerjaan mereka efisien. Pengemudi bebas untuk menentukan penghasilannya yang ingin didapatkan tiap harinya. Sedangkan bagi pengemudi transportasi konvensional seperti ojek pangkalan atau taksi yang masih menggunakan prinsip setoran maupun persentase yang tidak memberikan kebebasan bagi pengemudi.

3) Perubahan Terhadap Sistem Transportasi Perkotaan

Teknologi  informasi  membawa dampak  tidak  langsung  terhadap  kebutuhan  transportasi.  Efek  terhadap  transportasi  yaitu:

 (1) Telekomunikasi secara parsial menggantikan kebutuhan perjalanan ke tempat kerja dan tujuan   lainnya

  (2)   Tetapi   seringkali   secara   tidak   langsung,   telekomunikasi   bisa merangsang pertumbuhan aktivitas baru dan menghasilkan perjalanan ekstra.

Disagregasi tenaga kerja dan kemunculan jaringan bisnis virtual  sebagai  indikasi  kemajuan  teknologi  informasi,  membawa berbagai  dampak terhadap  bentuk  perkotaan  dan  sosial-sosial, termasuk  di  dalamnya:

(1) Meningkatnya jumlah  pekerja fleksibel waktu  (Wiraswasta  atau  pekerja  paruh  waktu);

 (2) Penyebaran mobile  offices;

(3) Teleshopping dan

(4) Peningkatan layanan antar telecommuting.

Dari pemabahasan diatas itulah beberapa penerapan Teknologi I informasi yang diterapkan di moda transportasi darat, laut, dan udara serta beberapa dampak kemajuan Teknologi Informasi pada sektor transportasi.

Teknologi