Cara Merawat Vagina agar Bersih

Cara Merawat Vagina agar Bersih

Cara merawat vagina-Menjaga organ intim menjadi hal yang wajib di lakukan oleh setiap perempuan. Tetapi masih banyak yang belum mengerti betul bagaimana cara merawat vagina ini dengan baik dan benar.

Jika hanya sekadar asal-asalan saja merawatnya, bisa jadi justru akan timbul masalah lain yang tidak Moms inginkan.

Maka dari itu, simak, pelajari, dan lakukan cara tepat di bawah ini dalam merawat vagina yuk, Moms!

Cara Merawat Vagina

Cara merawat vagina

Umumnya, kesehatan vagina yang baik dijaga dengan memastikan cara merawat vagina selama ini telah benar dan sesuai. Cara merawat vagina termasuk mengelola pola hidup sehat dan olahraga rutin.

“Olahraga dapat membantu menjaga fungsi vagina yang baik, karena joging ataupun lari membantu dasar panggul untuk mengencangkan dan memastikan kesehatan yang baik,” terang Suzy Elneil, konsultan uroginekologi di University College Hospital, London.

1. Memilih Pakaian Dalam yang Nyaman

Tips merawat vagina yang pertama adalah memperhatikan pakaian yang di kenakan sehari-hari. Vagina adalah bagian yang super sensitif dan lembap dari tubuh. Maka dari itu, Moms harus memilih pakaian dalam yang benar-benar nyaman digunakan.

Dr. Mary Jane Minkin, seorang Clinical Professor of Obstetrics, Gynecology, and Reproductive Sciences di Yale School of Medicine, menyarankan untuk menggunakan pakaian dalam berbahan katun, thong atau panty tidak masalah, asalkan itu nyaman dan breathable.

“Jika vulva dan vagina tidak mendapatkan udara yang baik, hal ini akan membuat wanita lebih rentan terhadap infeksi jamur,” ujar Minkin.

2. Mencukur Rambut Kemaluan Secara Teratur

Rambut yang ada di vagina mempunyai peran penting dalam melindungi labia atau bibir vagina dari risiko lecet. Maka biasanya Moms memutuskan untuk memangkasnya daripada mencukur habis. Ini menjadi cara merawat vagina yang selanjutnya. Ada beberapa hal yang perlu diperhatikan saat Moms memangkas rambut vagina supaya tidak menimbulkan masalah lainnya.

3. Jauhi Tampon, Pembalut, atau Pantyliner Beraroma

Cara merawat vagina selanjutnya ini juga perlu diperhatikan Jika Moms berpikir untuk menggunakan tampon, pembalut, atau pantyliner beraroma kuat untuk mengurangi bau saat menstruasi, itu keliru.

“Pembalut beraroma dapat mengganggu vagina, menyebabkan iritasi, dan memicu reaksi alergi, sebaiknya gunakan pembalut bebas pewangi,” ujar Dweck.

4. Membersihkan Tanpa Douching

Moms harus berhenti ketika masih menggunakan teknik douching dalam cara merawat vagina. Teknik dengan semburan air dari shower atau sebuah alat membersihkan vagina yang dijual bebas di pasaran tak baik untuk kesehatan vagina. Dr. Dweck mengatakan kalau vagina ibarat mesin pembersih luar biasa karena memiliki cara sendiri menjaga pH asam untuk menjaga keseimbangan dan mencegah infeksi.

5. Menggunakan Sabun Pembersih Khusus

Selain itu, cara merawat vagina agar tetap sehat dan bersih adalah menggunakan sabun pembersih khusus yang mengandung prebiotik dan bahan-bahan alami. Sabun yang keras dan beraroma dapat menyebabkan iritasi atau reaksi alergi pada vagina mengutip Cleveland Clinic.

“Kita berbicara tentang jaringan paling sensitif di tubuh, jadi semakin sedikit parfum dan bahan kimia, semakin baik,” kata Minkin.

Para ahli menyarankan untuk menggunakan sabun yang lembut, bebas pewangi dalam cara merawat vagina yang benar.

6. Hindari Teknik Steaming

Hindari menggunakan uap dalam membersihkan kesehatan vagina dengan berbagai ramuan herbal. Ini menjadi cara merawat vagina yang selanjutnya. Herbal ini konon membersihkan vagina dan meningkatkan kesehatan rahim, namun masih diteliti lebih lanjut kebenarannya.

7. Keringkan dengan Handuk Bersih Secara Lembut Setelah Buang Air

Aturan yang sama dalam cara merawat vagina dengan mengeringkan vagina dengan lembut. Jangan menggosok handuk dengan kuat, cara terlalu berlebihan dapat merusak jaringan vulva yang halus. Hal yang perlu di lakukan adalah menepuk area vagina dengan lembut hingga kering dengan handuk bersih. Jika vulva sakit atau teriritasi, segera periksakan ke dokter untuk mendapatkan perawatan yang tepat.

8. Gunakan Pelumas Tepat

Pelumas adalah salah satu cara tepat dalam membuat daerah vagina lembab dan mencegah iritasi ketika sedang melakukan hubungan intim atau menggunakan sex toys. Pilihkan pelumas berbahan dasar air dalam cara teraman dalam cara merawat vagina selanjutnya.

Sebab, pelumas berbahan dasar silikon dapat merusak mainan seks dan pelumas berbahan dasar minyak dapat merusak kondom lateks. Apalagi yang memiliki riwayat alergi, perlu berhati-hati dalam memilih pelumas yang tepat. Tidak semua pelumas di buat sama, dan setiap wanita harus memilih jenis yang tepat untuk kebutuhan pribadi.

9. Menggunakan Kondom Saat Berhubungan Intim

Menggunakan kondom, baik pria atau wanita saat berhubungan seks membantu melindungi dari infeksi menular seksual (IMS), seperti HIV, herpes genital, sifilis, dan lainnya. Cara merawat vagina ini tak boleh terlewati dalam mencegah masuknya bakteri berbahaya ke dalam vagina.

Moms juga harus menghindari berbagi mainan seks dengan pasangan karena Anda dapat menyebarkan IMS, terutama virus HPV.

10. Rutin Periksa ke Dokter Kandungan

Melakukan pemeriksaan kesehatan vagina secara teratur sangat penting untuk cara merawat vagina. Kongres Ahli Obstetri dan Ginekologi Amerika merekomendasikan wanita untuk melakukan pemeriksaan ginekologi untuk pertama kalinya pada usia 21 tahun. Pada wanita seksual aktif mulai usia 21 tahun di sarankan untuk menjalani pap smear dalam melihat perubahan pada sel vagina yang mungkin mengindikasikan adanya kanker.

Nah Moms, dengan area intim yang bersih tentunya juga akan menghindarkan kita dari datangnya berbagai penyakit.

Kita menjadi lebih percaya diri dan suami pun ikut senang. Setuju kan, Moms?

Kesehatan