Cara Menjaga Kesehatan Psikis

Cara Menjaga Kesehatan Psikis

Cara menjaga kesehatan psikis,Kesehatan mental adalah kesejahteraan yang menjangkau aspek emosional, psikologis, dan sosial seseorang. Melansir Mental Health, kesehatan mental penting di setiap menapaki fase kehidupan, mulai dari kanak-kanak sampai dewasa. Dengan mental yang sehat, seseorang jadi terampil menangani stres, menjalin relasi dengan orang lain, serta merampungkan persoalan. Kesehatan mental yang prima juga bisa menjaga suasana hati tetap positif, sehingga kualitas hidup secara keseluruhan jadi lebih baik.

Pentingkah Menjaga Kesehatan Psikis?

Cara menjaga kesehatan psikis

Kesehatan mental sama pentingnya dengan kesehatan fisik. Apabila mental sehat, Moms bisa menjalani aktivitas sehari-hari dengan lebih baik dan penuh percaya diri. Kesehatan mental yang terjaga juga bisa membuat Moms lebih produktif, kreatif, dan inovatif, lho! Karenanya, menjaga kesehatan mental adalah hal yang sangat penting.

Terlebih, kondisi pandemi COVID-19 yang statusnya masih belum jelas ini membuat sejumlah orang rentan mengalami gangguan kesehatan mental. Penelitian Journal Plus One membuktikan, hanya beraktivitas di rumah selama pandemi COVID-19 dapat berpengaruh buruk pada kesehatan mental. Artinya, banyak orang menjadi lebih mudah marah, moody, atau bahkan tidak mendapatkan perlakukan yang layak.

Jika kebiasaan ini terus dibiarkan, dapat berdampak buruk pada emosi yang berujung pada terjadinya gangguan kesehatan mental.

Cara Menjaga Kesehatan Psikis

Kondisi kesehatan mental dapat memengaruhi pemikiran, suasana hati, dan perilaku. Karenanya, gangguan kesehatan mental dapat mengganggu aktivitas hingga menurunkan kualitas hidup sehari-hari. Bahkan, pada kondisi yang lebih berat, orang yang mengalami gangguan kesehatan mental dapat melakukan percobaan bunuh diri.

Nah, agar Moms tidak mengalami hal-hal mengerikan tersebut, berikut beberapa cara menjaga kesehatan psikis yang bisa dilakukan:

1. Meditasi

Cara menjaga kesehatan fisik dan psikis yang pertama adalah rutin melakukan meditasi.

Meditasi adalah cara meningkatkan kemampuan kognitif, termasuk:

  • Meningkatkan perhatian dan memori
  • Mendukung kelancaran verbal
  • Menjalani fungsi eksekutif
  • Meningkatkan kecepatan pemrosesan otak
  • Mendukung fleksibilitas kognitif dan kreativitas

Dengan melakukan meditasi, Moms akan lebih mudah untuk mengatur emosi sehingga dapat terhindar dari kondisi stres. Sebuah penelitian Journal Science Direct membuktikan bahwa, seseorang yang mengikuti kegiatan meditasi dapat mengelola stres dengan lebih baik dibandingkan orang yang tidak mengikuti meditasi.

2. Melakukan Journaling

Rutin melakukan journaling tentu bukan hanya bermanfaat menata hidup dan rencana menjadi lebih baik. Aktivitas ini ternyata menjadi salah satu cara menjaga kesehatan mental, lho. Menulis journaling sangat penting dalam membantu mengidentifikasi pembicaraan diri otomatis negatif dan menemukan akar kecemasan.

Melansir Journal of Management Education, menulis journaling terbukti membantu siswa mengelola stres dan kecemasan mereka. Tak hanya itu, aktivitas ini juga meningkatkan keterlibatan mereka dan meningkatkan kreativitas di kelas.

3. Selalu Berpikir Positif

Pola pikir positif dapat membuat Moms lebih percaya diri dan memperbaiki suasana hati. Cara ini bahkan mengurangi kemungkinan berkembangnya kondisi seperti hipertensi, depresi, dan gangguan terkait stres lainnya. Berpikir positif bukan berarti Moms mengabaikan situasi hidup yang tidak menyenangkan.

Berpikir positif adalah dapat ditunjukkan ketika Moms menghadapi ketidaknyamanan dengan cara yang lebih positif dan produktif. Cara menjaga kesehatan mental remaja ini akan menuntun diri untuk memikirkan hal terbaik yang akan terjadi, bukannya yang terburuk. Misalnya, jika terjadi masalah jangan terlalu cepat mengambil kesimpulan, sebaiknya cari tahu terlebih dahulu penyebabnya. Dengan begitu, diri sendiri tidak akan mudah cepat marah.

4. Menghirup Aromaterapi

Ingin solusi yang lebih alami dan menenangkan? Coba cara ini, yuk!

Cara mengatasi gangguan mental diri sendiri juga bisa dilakukan dengan menghirup aroma terapi sambil meregangkan tubuh. Melansir International Journal of Nursing Practice menjelaskan aromaterapi dapat menurunkan kecemasan dan meningkatkan kualitas tidur. Moms dapat memilih aroma bunga untuk meningkatkan mood sebagai salah satu terapi di saat pikiran sedang penat. Moms juga dapat menggunakan difusser atau lilin aromaterapi untuk melakukan hal ini.

5. Konsumsi Makanan Bergizi

Mengonsumsi makanan bergizi bukan hanya bermanfaat untuk kesehatan fisik, tetapi juga baik bagi kesehatan mental. Karbohidrat dapat meningkatkan hormon yang membangun suasana hati agar positif. Seperti karbohidrat, sayur dan buah dapat memberi makan sel tubuh termasuk mengontrol suasana hati lebih positif. Sedangkan protein dapat meningkatkan zat kimia di otak yang membantu tubuh tetap waspada. Selain itu, pastikan tubuh mendapatkan pasokan lemak sehat seperti dari ikan dan kacang-kacangan.

6. Kurangi Konsumsi Kafein

Kafein adalah stimulan yang ditemukan dalam kopi, teh, cokelat, dan minuman energi. Dosis tinggi dapat meningkatkan kecemasan. Orang memiliki ambang batas yang berbeda untuk berapa banyak kafein yang dapat mereka toleransi. Jika Moms menyadari bahwa kafein membuat gelisah atau cemas, pertimbangkan untuk menguranginya.

7. Olahraga Rutin

Tubuh yang aktif bergerak tidak hanya baik untuk kesehatan fisik, tapi juga berkontribusi positif pada kesehatan mental. Aktif bergerak dapat meningkatkan harga diri, memotivasi diri sendiri, dan mengubah kimia di otak menjadi lebih positif.

Tak perlu yang susah, coba rutin beranjak dari tempat duduk setiap 20 menit untuk jalan kaki mengambil minum atau ke kamar mandi. Fisik dan mental juga makin prima jika seseorang rutin berolahraga setidaknya 30 menit setiap hari. Pilih jenis olahraga di luar ruangan karena menghirup udara di luar ruangan bisa membantu meredakan stres.

8. Sosialisasi

Cara menjaga kesehatan fisik dan psikis selanjutnya adalah menghabiskan waktu bersama keluarga atau teman. Dukungan sosial dari teman dan keluarga sering di anggap efektif untuk menghilangkan stres pikiran. Ambil bagian dalam sebuah kelompok pertemanan membuat Moms juga dianggap bisa membantu dalam masa-masa sulit.

Sebuah studi menemukan bahwa bagi wanita khususnya, menghabiskan waktu bersama teman dan anak-anak membantu melepaskan oksitosin, pereda stres alami. Efek ini disebut “tend and befriend” dan merupakan kebalikan dari respons fight-or-flight.

9. Tidur Cukup

Pada dasarnya, manusia membutuhkan tidur setiap harinya. Hal ini karena pada saat itulah tubuh bekerja memperbaiki segala jenis kerusakan, baik dalam hal fisik maupun mental. Kurang istirahat dan tidur dapat membuat Moms menjadi cepat marah, tidak sabar, sulit berkonsentrasi, murung, stres, dan depresi.

Terlalu sedikit tidur juga dapat membuat Moms terlalu lelah melakukan hal-hal yang di inginkan dan menjadi tidak produktif. Hindari begadang di malam hari yang dapat membuat keesokan paginya badan tidak berstamina. Dampak dari tidur yang kurang juga dapat mempengaruhi kinerja seseorang ketika bekerja ataupun sekolah.

10. Nikmati Udara Luar

Melansir Urban Forestry & Urban Greening menunjukkan bahwa, melihat pemandangan alami juga salah satu solusinya. Ini dengan melihat pohon, halaman, dan taman, dapat mengurangi gejala stres dan memiliki efek positif pada kesehatan mental.

Cobalah rutin ke luar rumah atau ke taman selama 20 menit untuk menghirup udara segar. Moms bisa berjalan-jalan di taman sekitar rumah sebentar atau mulai bercocok tanam sederhana di halaman rumah. Alternatifnya, Moms juga bisa bermain bersama hewan peliharaan di sekitar halaman rumah.

Kesehatan